Ditilang di Hari Pertama; Sial

Posted on

Beberapa waktu yang lalu, gue memulai PL (Praktek Lapangan) kependidikan untuk mempraktekkan ilmu-ilmu yang sudah di dapat semasa perkuliahan. Sekolah yang menjadi tempat praktek gue adalah salah satu SMP Negeri di Padang (untuk saat ini gue nggak bakalan sebut secara pasti itu SMP berapa dan lokasinya di mana. Maklum, masih dalam proses, ntar ada apa-apa lagi). Dari tempat KOSan gue tinggal saat ini, memerlukan dua kali naik angkot untuk sampai di sekolah tersebut. Lumayan jauh bukan?

Gue mesti bangun pagi-pagi banget (sebelum subuh malah) untuk mempersiapkan segalanya, agar tidak telat, karena sekolah tersebut mempunyai peraturan masuk jam 07.05 (pagi buta banget). Ampun deh, beda banget dengan suasanya untuk bangun di waktu semester kemaren. Boleh dikatakan tidak ada jadwal yang pagi, sehingga malamnya bebas bergadang menonton Drama.

Nah, yang bikin dongkolnya di sini adalah, pada hari pertama kali, kan ceritanya di antar tuh. Kebetulan waktu itu gue berangkat bareng teman pake motornya (tau sendiri kan gue nggak bisa-bisa amat bawa motor). Dan saat itu tangan teman gue tuh lagi sakit, jadilah gue yang macu bawa motor. Udah nggak punya helm, nggak ada SIM pula lagi. jadilah kami dihentikan oleh aparat lalu lintas. deg..deg..deg…celaka dua belas jadinya. Mau marah? sama siapa? Toh ini kesalahan sendiri bukan? Mau ngeles, terlanjur. Jadi, tuh bapak polisi ngasih pilihan, mau diselesaikan di sana, atau di pengadilan. Jadi solusinya kami minta diselesaikan di sana. Melayang sudah uang Rp150.000,00- masuk tuh kantong pak polisi. Duit yang bisa dijadiin untuk ongkos sekitar dua mingguan lenyap sudah dalam sekejam ke kantong pak polisi. Mau bagaimana lagi, mental aparat kita sudah begitu, nggak bisa ngeliat masyarakatnya melakukan kesalahan dikit, langsung deh diporotin. Siapa yang mau disalahkan? Polisi? kita juga salah kan?

Jadi ikhlaskan saja. karena kata orang, jika awalnya jelek, semoga proses ke berikutnya aman dan lancar, tidak menjadi buaya buntung (nggak nyambung boy. woiiiy….)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s